Dompet Dhuafa Sumsel Ajak Remaja Desa Tanda Raja Kikim Timur Mengenal Hidroponik

Lahat – Sebanyak 42 jiwa remaja usia 10-18 tahun dari Desa Tanda Raja, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, turut berpartisipasi dalam kegiatan belajar bercocok tanam melalui media hidroponik. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan karakter cinta lingkungan kepada generasi muda serta memberikan pembelajaran tentang bertanam tanpa memerlukan lahan yang luas dan mudah dipraktikkan, pada Senin (24/7/2023).

Dalam kegiatan ini, para remaja diajarkan untuk menanam sayuran seperti pakcoy, sawi, selada, dan kangkung menggunakan teknik hidroponik. Teknik bertanam ini dinilai sebagai solusi inovatif dalam menghadapi keterbatasan lahan serta meminimalisir penggunaan air dibandingkan metode tanam konvensional.

Pelaksana tugas Pos Sehat Dompet Dhuafa Sumsel, Riska Isnaini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian alam. “Melalui metode hidroponik, kami ingin menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati kepada para remaja, yang pada akhirnya akan menjadi agen perubahan positif dalam lingkungan mereka,” ujarnya.

Selain itu, metode hidroponik juga dianggap lebih efisien dalam penggunaan air dan nutrisi tanaman, sehingga dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Para peserta antusias belajar cara mengatur nutrisi dan mengontrol pH air agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan optimal.

Kegiatan belajar bercocok tanam melalui media hidroponik ini juga diharapkan dapat menginspirasi para remaja untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam bidang pertanian, serta membuka wawasan mereka tentang peluang berkarier di sektor pertanian yang semakin modern dan berkelanjutan.

Dengan semangat penuh, para peserta berharap bahwa apa yang mereka pelajari dari kegiatan ini dapat mereka terapkan di lingkungan sekitar mereka dan berbagi pengetahuan kepada teman-teman sebaya maupun keluarga. Kegiatan ini telah menunjukkan bagaimana bertanam dengan metode hidroponik dapat menjadi langkah konkret untuk menciptakan perubahan positif bagi lingkungan dan mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga kelestarian alam. (ahb)

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter