DDNews – Ustadz Muttaqin Anang Toha (UMAT), local leader dai Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (DD Sumsel) yang juga Ketua Umum Yayasan Tarbiyah Syamilah, melaksanakan kegiatan Outbond dan Wisata Kuliner di Kota Palembang, Ahad (26/10/2025). Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan semangat dan ketangguhan dakwah para da’i dan da’iyyah Tarbiyah Syamilah.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari para Da’i dan Da’iyyah Tarbiyah Syamilah, serta tim manajemen yayasan. H Gusti Muhammad Ali, anggota kehormatan Tarbiyah Syamilah Ogan Ilir, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dikatakan Destiawan Dwi Ruliadi, selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah (persaudaraan) dan memperkaya wawasan. “Sekaligus juga, kegiatan ini menjadi ajang refreshing. Kita laksanakansatu hari penuh, yakni pada hari Ahad, 26 Oktober 2025, di tiga lokasi wisata yang ikonik di Kota Palembang. Yakni, Sekolah Alam Tualang Green Park, Jakabaring Sport City hingga Masjid Cheng Ho,” ungkap Desti.

Perjalanan dimulai dari pagi hari menuju lokasi pertama, Sekolah Alam Tualang Green Park. Sesampainya di sana, peserta disambut dengan pempek khas Palembang, kemudian mengikuti serangkaian aktivitas outbond yang menantang, seperti berjalan di atas tali, meniti jembatan gantung, melewati jaring-jaring, hingga menaiki flying fox di atas air.
Ustadz Muttaqin Anang Toha mengibaratkan setiap tantangan outbond tersebut sebagai simbol medan dakwah. “Medan dakwah yang kita hadapai ke depan, menuntut ketangguhan, keberanian, dan kerja sama dalam perjuangan menegakkan nilai Islam,” sebut Muttaqin .
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jakabaring Sport City (JSC), di mana para peserta menikmati makan siang bersama dengan menu tradisional khas daerah di atas daun pisang, diiringi hiburan dan sesi foto bersama.

Kegiatan ditutup di Masjid Cheng Ho Jakabaring, tempat peserta melaksanakan shalat ashar dan menikmati keindahan arsitektur masjid.
Di penghujung kegiatan, Ustadz Muttaqin berharap seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam satu hari penuh ini bisa menjadi energi baru dalam dakwah. “Semoga bisa saling memperkuat semangat kekeluargaan di antara para da’i, da’iyyah, dan pengurus Tarbiyah Syamilah, sehingga dapat melahirkan program-program dakwah yang lebih inspiratif dan berdampak luas ke depan,” pungkasnya. (Kontributor: Tim/Editor : Harpani)

