Pekan ke-3, Program Anak Indonesia Sehat Sambangi Dua Sekolah

02 20 -- AIS Mushab Umair (1)

Puluhan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyah Islamiyah sudah berbondong menunggu antrian untuk pemeriksaan gigi yang pekan ini diadakan di sekolah mereka. Nampak keceriaan terpancar dari wajah mungil siswa MI tersebut dalam pemeriksaan kesehatan gigi yang diadakan oleh tim program kesehatan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (DD Sumsel).

Pada kesempatan kali ini juga dilakukan edukasi kesehatan kecacingan bagi siswa MI Tarbiyah Islamiyah dengan dipandu langsung oleh pendamping sekolah sehat, penyakit kecacingan yang dipilih sebagai materi edukasi karena 30 persen dari penyebab ketidak hadiran siswa di sekolah disebabkan karena kecacingan.

Selain mengedukasi siswa, orang tua pun mendapatkan edukasi yang sama terkait kecacingan yang disampaikan oleh Mutiara NF sebagai fasilitator program Anak Indonesia Sehat (AIS). Ia menyampaikan kepada orang tua siswa agar selalu memperhatikan kesehatan anak-anaknya dari lingkungan sehari-hari.

“Jadi ibu-ibu ya, kami mengharapkan untuk peningkatkan perhatiannya terhadap anak terutama dalam hal kebersihan. Ingatkan anak-anak kita untuk selalu mencuci tangan setelah bermain di luar rumah”, ujarnya.

Sementara sekolah kedua sebagai lokasi pemeriksaan kesehatan adalah siswa SDIT Mush’ab bin Umair, kegiatan pemeriksaan diawali dengan edukasi kesehatan mengenai cuci tangan pakai sabun. Untuk sesi materi ini bekerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Palembang yang menerjunkan tiga orang dokter dalam edukasi cara mencuci tangan pakai sabun.

Diawali dengan perkenalan masing-masing dokter agar semakin akrab, sesi ini pun dimulai dengan penjelasan cara mencuci tangan yang benar oleh salah satu perwakilan dari IDAI, penyampaian materi pun semakin menarik dengan memadukan materi tahapan-tahapan mencuci tangan dan lagu, sehingga siswa lebih cepat mengingat tahapannya tersebut.

Selanjutnya, setelah masing-masing siswa mendapatkan giliran untuk mempraktekkan cara mencuci tangan pakai sabun dengan dipandu oleh dokter dari IDAI, mereka pun secara bergantian memeriksakan kesehatan gigi yang dilakukan oleh 2 orang dokter gigi. Secara umum kesehatan gigi siswa beragam, ada yang berlubang, goyang, hingga yang akan tumbuh gigi baru permanen.

Kesehatan gigi besar dipengaruhi dari cara mengkonsumsi makanan dan kebiasaan menggosok gigi dan berkumur setelah makan dan sebelum tidur, tidak jarang dokter gigi juga mengingatkan kepada siswa di SDIT tersebut untuk merawat dan memeriksakan giginya.

“Jangan lupa gosok gigi sebelum tidur dan sehabis makan, agar tidak ada sisa-sisa makanan di sela-sela giginya ya,” pesan salah satu dokter gigi kepada para siswa.

Hingga minggu ketiga, sudah ada lima sekolah yang dikunjungi oleh tim program kesehatan DD Sumsel untuk program AIS dari target tujuh sekolah selama bulan Februari 2016 ini.

“Pekan ini kita mengadakan pemeriksaan kesehatan di dua sekolah, MI Tarbiyah Islamiyah di 26 Ilir dan SD Islam Terpadu Mush’ab bin Umair di 5 Ulu. Kegiatan di dua tempat ini masih dalam rangkaian program Anak Indonesia Sehat (AIS) di bulan Februari terkait kesehatan gigi, edukasi kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun, pengecekan golongan darah dan pengecekan tinggi dan berat badan siswa,” ujar Rizki Asmuni selaku Kepala Divisi Program Kesehatan DD Sumsel.

Dalam penuturannya, pemeriksaan kali ini juga masih melibatkan dokter gigi yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Palembang, total 8 orang dokter gigi yang ikut dalam kegiatan hari ini yang tersebar di dua lokasi sekolah. Berbeda dengan dua pekan sebelumnya melibatkan puluhan dokter gigi, kali ini lebih sedikit karena menyesuaikan dengan jumlah siswa.

Untuk pemeriksaan gigi sendiri ditargetkan setiap dokter maksimal memeriksa 20 siswa agar pelaksanaannya bisa optimal.

“Pekan depan, insya allah kita akan menyelesaikan program pemeriksaan kesehatan bagi siswa untuk dilanjutkan ke agenda kesehatan sekolah lainnya,” tutup Rizki. (Wan/KJ-04)

Salah seorang relawan medis tengah memeragakan cara mencuci tangan yang benar dengan sabun.

Salah seorang relawan medis tengah memeragakan cara mencuci tangan yang benar dengan sabun.

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter