LKC Dompet Dhuafa Sumsel Lakukan Edukasi ‘Anak Sehat Tanpa Gadget’ di SMP Pembangunan Palembang untuk Peringati Hari Anak Nasional

Palembang – Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada 26 Juli setiap tahunnya, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sumsel bekerja sama dengan SMP Pembangunan Palembang menggelar kegiatan edukasi dengan tema “Anak Sehat Tanpa Gadget”. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 siswa dari kelas 8 SMP Pembangunan Palembang, pada Rabu (26/7/2023).

Acara berlangsung di aula SMP Pembangunan Palembang. Narasumber yang dihadirkan adalah dr. Mardiana Lestari, yang memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai pentingnya membatasi penggunaan gadget pada anak-anak. Dalam presentasinya, dr. Mardiana menggunakan media power point dan gambar untuk menyampaikan informasi secara interaktif dan menarik perhatian para siswa.

Pengangkatan tema “Anak Sehat Tanpa Gadget” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa SMP tentang dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan. Di era teknologi seperti sekarang, anak-anak cenderung menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan dan perkembangan mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan gadget dan membatasi waktunya agar tetap sehat dan berkembang secara optimal.

Selama kegiatan edukasi, dr. Mardiana Lestari menjelaskan tentang berbagai risiko kesehatan yang dapat timbul akibat penggunaan gadget yang berlebihan, seperti gangguan tidur, gangguan postur tubuh, masalah penglihatan, dan dampak negatif pada perkembangan sosial dan kognitif anak. Selain itu, ia juga memberikan tips dan strategi bagi para siswa untuk mengurangi waktu bermain gadget dan menggantinya dengan aktivitas fisik, berinteraksi secara langsung dengan teman-teman, serta mengembangkan minat dan bakatnya.

Dalam suasana yang interaktif, para siswa diajak untuk bertanya dan berdiskusi tentang topik yang disampaikan oleh dr. Mardiana. Beberapa siswa yang aktif bertanya dan memberikan jawaban yang baik mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

Salah seorang pengajar di SMP Pembangunan Palembang, Ibu Mery, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi ini. Ia berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih menyadari pentingnya mengatur penggunaan gadget dengan bijak, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas.

Baca juga: Dompet Dhuafa Sumsel Ajak Remaja Desa Tanda Raja Kikim Timur Mengenal Hidroponik

Dengan digelarnya kegiatan edukasi “Anak Sehat Tanpa Gadget” ini, diharapkan pesan-pesan tentang pentingnya membatasi waktu bermain gadget dapat lebih terserap dengan baik oleh para siswa SMP Pembangunan Palembang, dan menjadi langkah awal menuju generasi anak Indonesia yang terlindungi dan maju dalam menghadapi tantangan masa depan. (ahb)

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter