Jum’at Berkah, MT Al-Mar’atus Sholehah Salurkan Infaqnya via DD Sumsel


.
Di hari jum’at (14/12) yang penuh berkah, Majlis Ta’lim Al-Mar’atus Sholehah mempercayakan infaqnya kepada DD Sumsel untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
.
Berlokasi di kawasan komplek Grand Garden Sako, Palembang, Indah Pancarini selaku ketua majlis memberikan infaqnya kepada tim DD Sumsel yang datang langsung ke lokasi majelis.
.
Lantas mengapa sedekah di hari Jumat bisa menjadi utama? Mari kita merunut pada beberapa riwayat yang shahih dan hasan. Telah diriwayatkan oleh Imam ‘Abdurrazzaq ash-Shan’ani Ra dari Ibnu ‘Abbas Rama, dia berkata, Abu Hurairah dan Ka’ab pernah berkumpul. Lalu Abu Hurairah Ra berkata, “Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang muslim bertepatan dengannya dalam keadaan memohon kebaikan kepada Allah Swt melainkan Dia akan men-datangkan kebaikan itu kepadanya.”
.
Maka Ka’ab Ra berkata, “Maukah engkau aku beritahu kepadamu tentang hari Jumat? Jika hari Jumat tiba, maka langit, bumi, daratan, lautan, pohon, lembah, air, dan makhluk secara keseluruhan akan panik, kecuali anak Adam (umat manusia) dan syaitan. Dan para Malaikat berkeliling mengitari pintu-pintu masjid untuk mencatat orang-orang yang datang berurutan. Dan jika khatib telah naik mimbar, maka mereka pun menutup buku lembaran-lembaran mereka.
.
Dan merupakan kewajiban bagi setiap orang yang sudah baligh untuk mandi seperti mandi janabah. Dan tidak ada matahari yang terbit dan terbenam pada suatu hari yang lebih afdhal dari hari Jumat, dan sedekah pada hari itu lebih agung daripada hari-hari lainnya.”
.
Ibnul Qayyim Ra dalam kitabnya Zaadul Ma’aad mengatakan, “Sesungguhnya sedekah pada hari Jumat itu memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya. Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti sedekah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.”
.
Lebih lanjut, Ibnul Qayyim juga mengatakan, “Aku pernah menyaksikan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, jika berangkat menunaikan shalat Jumat membawa apa yang terdapat di rumahnya, baik itu roti atau yang lainnya untuk dia sedekahkan selama dalam perjalanannya itu secara sembunyi-sembunyi.”
Ibnul Qayyim, pernah mendengarnya mengatakan, “Jika Allah telah memerintahkan kepada kita untuk bersedekah di hadapan seruan Rasulullah Saw, maka sedekah di hadapan seruan Allah Swt jelas lebih afdhal dan lebih utama fadhilahnya.”
.
Wallahualam bishawab

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter