Filosofi Tumbuh Bersama Dompet Dhuafa

tumbuh%20bersama

Tumbuh Bersama menjadi tema Dompet Dhuafa dan jejaring di bawahnya untuk tahun 2015 ini. Tumbuh bersama adalah nilai yang bermakna humanis, dimana hakikat manusia ingin selalu berbagi. Semangat berbagi kepada sesama tercermin dalam berbagai aktifitas lini pemberdayaan dalam upaya meraih kemandirian masyarakat.

Filosofi ini sangat dalam. Dengan mengambil logogram berupa tiga kelopak daun, menunjukkan semangat bertumbuh Dompet Dhuafa mengambil dari tanaman. Tumbuh adalah pembahasan sederhana dari sebuah kerja kompleks. Tidak ada proses bertumbuh yang instan.

Karena untuk tumbuh, banyak faktor yang menjadi syaratnya. Bibit yang berkualitas. Medium tanam yang mendukung. Waktu yang tepat. Kelembaban tanah dan intensitas cahaya, dan sebagainya. Sehingga, untuk tumbuh saja, memecah dinding bibit hingga mengeluarkan tunasnya yang paling muda, adalah proses yang rumit namun menakjubkan.

Itulah semangat yang ingin ditorehkan oleh Dompet Dhuafa dengan mewakilkan pada proses bertumbuhnya tanaman. Masih banyak proses lain yang mengikuti. Penguatan akar, perlindungan dari predator hama, kecukupan nutrisi berupa zat hara hingga akhirnya mampu menjulang, menggapai cahaya matahari dengan  sempurna.

Lalu, jika tiba saatnya untuk berkembang, maka dimulailah proses reproduksi pengembang biakan. Serbuk sari, kepala putik, buah, biji-bijian dan seterusnya. Hingga hasil dari proses berkembang tadi adalah memberikan kemanfaatan kepada lingkungan sekitar.

Berupa rindangnya dedauan yang mampu memberi kesejukan di bawahnya atau memberikan perlindungan dari cahaya mentari yang berlebihan – bagi para tunas baru, baik dari spesies seperti dirinya  maupun spesies lain yang butuh kelembaban.

Atau, jika memungkinkan, ia akan memberikan buah-buahan ranum dan segar untuk spesies lain. Ada kelelawar, ada monyet, bahkan manusia. Itulah kemanfaatan dari proses bertumbuh dan berkembangnya tanaman.

Kurang lengkap jika proses tumbuh itu dilakukan seorang diri. Apalagi, proses bertumbuh itu sendiri tidak berlaku personal. Ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, terutama dari luar. Sehingga tumbuh bersama akan menunjukkan mekanisme kompleks yang sempurna dari Sang Maha Pencipta.

Filosofi ini berlaku juga jika diterapkan dalam kehidupan manusia. Sebagai mahluk sosial, manusia tentu mempunyai pandangan mulia tentang berbagi. Semangat berbagi untuk sesama teruslah dipupuk dan tumbuh bersama sehingga dapat mewujudkan insan yang mandiri dan berdaya. Upaya ini akan makin cepat terwujud bila dilakukan secara bersama-sama.

Cita-cita bersama dalam meniti pembangunan yang berkelanjutan senantiasa luwes dan berdedikasi bagi sesama. Keseimbangan senantiasa menjadi fokus gerakan kemanusiaan yang memberi manfaat bagi semesta.

Ambil Berkahnya
Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Banyak keutamaan yang tersaji pada bulan yang dinanti-nanti umat muslim di seluruh dunia. Rasululullah bersabda “Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu setan

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter