Dompet Dhuafa terus Berikan Bantuan untuk Gaza

Memasuki gencatan senjata kedua di Gaza, kondisi di sana masih mencekam dan gawat darurat. Sumber resmi Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan sedikitnya 1941 tewas dan 9.886 terluka. Blokade Israel masih terus berlangsung.

Dompet Dhuafa terus berikan bantuan ke Jalur Gaza, salah satunya melalui program Gaza Food Bank. Informasi terkini menyebutkan DD melalui Palestinian Welfare House (PWH) – LSM kemanusiaan mitra DD di sana, menyerahkan bantuan makanan kepada sekitar 330 kepala keluarga (KK) pada Rabu (6/8) lalu.

“Sejauh ini sudah sekitar 500 KK yang mendapatkan distribusi bantuan. Bantuan yang diberikan adalah makanan siap santap dengan pembelian sapi, akan ada penyembelihan dan masak di dapur umum untuk dibagikan kepada warga,” ujar Manager Social Development Dompet Dhuafa, Nugroho Indera Warman.

Selain makanan siap santap, Dompet Dhuafa juga mendistribusikan air bersih, sembako, dan peralatan operasional yang mendesak untuk mendukung bantuan lainnya.

Bergulirnya program Gaza Food Bank yang diinisiasi Dompet Dhuafa pertengahan 2013 lalu telah memberikan manfaat kepada warga di jalur Gaza, Palestina.

Gaza food Bank

Berdasarkan laporan bulan April 2014 dari Palestinian Welfare House Association (PWH), mitra Dompet Dhuafa di sana, sekitar 140 ekor kelinci tersalurkan setiap dua bulan. “Setiap keluarga mendapat 2 ekor kelinci di samping mendapat 5 kilogram beras dan 3 liter botol minyak wijen,” ungkap Manager Social Development Dompet Dhuafa, Nugroho Indera Warman, beberapa waktu sebelumnya.

Nugoroho menuturkan, Gaza Food Bank didirikan di atas tanah seluas 250 m2 di wilayah Gaza Jabaliyah. Gaza Food Bank bertujuan mendukung daya tahan (resilience) warga melalui revitalisasi sektor peternakan yang rusak.

Gagasan hadirnya Gaza Food Bank dilatarbelakangi terhadap kondisi lumpuhnya sendi-sendi Palestina, terutama jalur Gaza akibat serangan militer Israel yang seakan tidak pernah berhenti. Akibatnya, terjadi embargo di Gaza sehingga suplai logistik pangan terhambat. Hal tersebut telah membuat kehidupan masyarakat Gaza yang berjumlah sekitar 1,5 – 1,7 juta jiwa menderita.

Secara sederhana, Gaza Food Bank adalah program kemandirian pangan. Bantuan pangan yang biasanya berbentuk karitas, dikreasi menjadi program jangka panjang. Gaza Food Bank harus mampu menyediakan logistik makanan untuk kebutuhan masyarakat Gaza mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari suplai, penyimpanan hingga distribusi.

Dengan konsep food bank yang digulirkan tersebut, dalam kondisi normal maupun krisis, harapannya warga Gaza tetap bisa mengakses makanan. (KJ-04/gie)

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter