Dompet Dhuafa Sumsel Salurkan Pakaian & Siapkan Bantuan Susulan Buat Korban Kebakaran

Supervisor Pengembangan Jaringan dan Respon Kebencanaan Dompet Dhuafa Afrizal, menyerahkan pakaian layak pakai buat korban kebakaran di RT 06 dan RT 08, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.

Palembang-Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (Sumsel)  mengutus Supervisor Pengembangan Jaringan dan Respon Kebencanaan Dompet Dhuafa Sumsel Afrizal dan relawan, Rabu (17/10/2019) sore, untuk menyalurkan bantuan pakaian layak pakai, buat korban kebakaran di RT 06 dan RT 08, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.
Pakaian layak pakai diserahkan langsung kepada Ketua Posko Bantuan Iskandar. Usai menyerahkan bantuan, Afrizal bersama relawan pun langsung menyambangi lokasi kebakaran.
Di lokasi hanya terlihat puing-puing sisa kebakaran. Beberapa warga mengais puing-puing yang ada dan mengumpulkan barang-barang yang mungkin bisa dimanfaatkan.
Supervisor Pengembangan Jaringan dan Respon Kebencanaan Dompet Dhuafa Sumsel, Afrizal mengatakan, pada kunjungan pertama, Dompet Dhuafa Sumsel memberikan pakaian layak pakai. Itu menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan harus cepat mereka terima.

Melihat langsung lokasi kebakaran.

Pada kunjungan berikutnya, Dompet Dhuafa Sumsel akan memberikan bantuan lain yang dibutuhkan korban kebakaran.
“Jadi, tujuan kita ke sini, selain memberikan pakaian layak pakai, bertujuan untuk assesment bantuan selanjutnya, berupa pakaian dalam baru, untuk semua korban terdampak,” jelasnya.
Pakaian dalam juga sangat mendesak dan terbilang jarang. Oleh karena itulah, Dompet Dhuafa Sumsel akan kembali datang dengan membawa pakaian dalam baru, buat 84 kk yang menjadi korban.
“Tapi, kita perlu data juga berapa pria, berapa wanita, berapa anak-anak. Supaya apa yang dibawa nanti sesuai dengan kebutuhan, ” jelasnya.
Seperti diketahui, kebakaran hebat terjadi di RT 6 dan RT 8, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, Selasa (15/10/2019) siang. Akibat kebakaran sebanyak 84 kepala keluarga tak punya tempat tinggal dan harus mengungsi. (zal)
Posted in Kemanusiaan, Korban Kebakaran, Volunteer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *