DDV Sumsel Berbagi Kebahagiaan Bersama Pasien Kusta di RSK Dr. Rivai Abdullah


.
Kata orang kusta itu kejam. Kusta itu mungkin penyakit yang paling lengkap. Tidak hanya menyerang fisik, tapi juga sosial, ekonomi, dan kejiwaan. Kusta menyerang fisik karena jika terlambat berobat maka akan menyebabkan kecacatan. Bahkan jari dan tangan bisa hilang jika terlambat berobat.
.
Kusta itu menyerang sosial, karena penderita kusta itu malu akan kecacatan pada dirinya, selalu merasa minder dikarenakan ketidaknormalan yang ada pada diri mereka, dan itu wajar dialami para penderita kusta. Dan kusta itu juga menyerang ekonomi karena faktor estetis. Masyarakat masih paranoid dengan kondisi tubuh mantan pasien yang tidak lengkap sehingga enggan berhubungan dengan mereka, apalagi untuk urusan ekonomi.
.
Melihat hal ini, Dompet Dhuafa Volunteer (DDv) Sumsel berusaha merangkul saudara-saudara kita yang menderita kusta dengan mengadakan agenda peduli kasih kusta dengan tema “rise ur care bury ur discrimination” di RSK Dr. Rivai Abdullah, Jalan Sungai Kundur, Mariana, Kab. Banyuasin.
.
Agenda ini dilaksanakan juga dalam rangka memperingati hari kusta internasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari kemarin, dengan tujuan memberikan kepedulian kepada mereka, cinta kasih, toleransi melalui sharing dan motivation time dari tiap volunteer ke tiap pasien kusta.
.
“Selain itu kami juga menghibur mereka dengan bermain games, seperti lempar bola dan lainnya dengan tujuan melatih kekuatan tangan mereka dan juga memberi keceriaan kepada mereka semua. Setelah itu ada pembagian hadiah dari volunteer serta bingkisan parcel kepada saudara-saudara kita ini,” Jelas Melisa Yuniarti yang merupakan Ketua Pelaksana pada agenda kali ini.
.
Setidaknya ada 20 orang penerima manfaat pada agenda kali ini, yang mana terdiri dari pasien dan juga mantan pasien kusta. Agenda ini juga disambut baik oleh Direktur Utama RSK Dr. Rivai Abdullah, dr zubaidah elvia,M.PH dan Direktur Keuangan SDM dan Umum, Agus Purnomo, SE, MM yang juga turut hadir saat itu bersama tim DDv Sumsel dan Divisi Program Kesehatan, Mutiara NF.
.
“Harapannya, terutama kepada para penderita kusta, mereka diberikan kesembuhan oleh Allah namun harus memiliki kepercayaan diri, semangat hidup dan menghilangkan rasa malu atas penyakit yang dideritanya, tidak perlu merasa takut untuk bertemu keluarga dan masyarakat dengan kondisinya. Optimis dan yakin bahwa kita mampu menghadapinya,” harap Melisa, yang juga merupakan mahasiswa Universitas Sriwijaya ini.
.
Selain harapan untuk kesembuhan fisik dan mental pasien, dalam agenda ini juga tim berharap untuk masyarakat semoga meningkatkan rasa kepedulian dan dukungan penuh kepada saudara kita yang menderita kusta.
.
“Stop diskriminasi atau merasa jijik kepada penderita karena kita sama-sama mahluk ciptaan Allah dan berkasih sayang satu sama lain. semoga dengan kampanye-kampanye peduli kusta yang telah kita lakukan, setidaknya dapat mengubah stigma negatif masyarakat untuk lebih memahami bahwa kusta bukan kutukan, penyakit yang sangat menular, karena faktanya hanya 0.5%, sangat rendah tingkat penularannya,” tutup Melisa.

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter