Tim Gabungan DD Sumsel Buka Dapur Umum Bagi Korban Banjir Bangka

Dapur Umum Dompet Dhuafa untuk warga terampak banjir di Desa Kayu Besi Kecamatan Puding Bangka.

Dapur Umum Dompet Dhuafa untuk warga terampak banjir di Desa Kayu Besi Kecamatan Puding Bangka.

Upaya serius diupayakan oleh Tim Gabungan dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Volunteer dari DDV Sumsel dalam memberikan bantuan bagi para korban terdampak banjir di Bangka.

Setelah pemetaan kebutuhan pada hari pertama dilanjutkan dengan pengiriman bantuan darurat di hari kedua, Kamis (11/2/2016) Tim DMC Dompet Dhuafa dan DDV Sumsel beranggotakan lima orang, diberangkatkan ke Bangka untuk memberikan respon banjir yang terjadi.

“Alhamdulillah, tim DMC dan DDV Sumsel sudah sampai di Desa Kayu Besi RT. 05 RW. 02 Kec. Puding Besar Kab. Bangka Induk. Hari ini ditargetkan membuka dapur umum di Kecamatan Puding Besar. Mereka diberangkatkan via jalur laut, karena akses bandara masih ditutup,” ujar Defri Hanas Pimpinan Cabang DD Sumsel sebagaimana laporan dari salah seorang relawan Marzuki yang turut diberangkatkan ke lokasi.

Berdasarkan pantauan relawan di sana, kondisi sudah mulai kondusif. Warga pun sudah kembali untuk membersihkan rumah masing-masing. “Banjir sudah surut dan tidak ada genangan air, karena dua hari ini tidak ada hujan. Namun, warga sempat cemas karena Jumat (12/2/2016) ini hujan turun kembali”, ujar Defri.

Alasan strategis mengapa DD Sumsel membuka dapur umum, karena walaupun banjir sudah surut dan warga sudah bisa kembali ke rumah, namun mereka belum memungkinkan untuk memasak atau aktivitas seperti sedia kala.

“Untuk makan, sebagian besar masyarakat masih bergantung di dapur umum. Karena masyarakat belum bisa masak di rumahnya masing-masing. Belum bisa menggunakan alat-alat masak akibat banjir beberapa hari lalu”, tukas Defri.

Dapur umum disiapkan untuk menanggulangi kesulitan warga untuk memasak. Saat ini warga menggunakan dapur umum yang terletak di Pondok Pesantren Riyadhul Jannah. Untuk dua hari ke depan, layanan dapur umum ini melayani kurang lebih 500 warga dengan tenaga dapur dilakukan oleh ibu-ibu setempat.

Banjir Bangka sendiri terjadi karena curah hujan yang tinggi sehingga debit sungai naik dan diperparah pula dengan pasangnya air laut yang ikut tumpah ke daratan.

Empat desa yang terkena dampak banjir paling parah di Kecamatan Puding Besar di antaranya, Desa Kayu Besi, Desa Saing, Desa Kota Waringin dan Desa Pangkal Ngiur Lama.

Selain penyediaan dapur umum, tim juga mendata kebutuhan mendesak yang amat diperlukan masyarakat. Di antaranya kebutuhan dasar sembako, selimut, kebutuhan bayi berupa popok dan kebutuhan sekolah untuk anak-anak.

DD Sumsel membuka dompet donasi bagi para korban banjir di Bangka, Layanan Transfer : BNI Syariah 96.96.933.56, Mandiri 113.000.765.3474, a.n Dompet Dhuafa Sumatera Selatan atau antar langsung ke kantor DD Sumsel yang terletak di Jalan Angkatan 66 No. 435C Sekip Ujung Palembang, Telp. 0711 814 234. (KJ-04/*)

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter