Kunjungi Universitas Sriwijaya, PM BIM Diskusi Pentingnya Ogranisasi Bagi Mahasiswa


Pemuda juga digambarkan sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi, bertenaga, dan berintelektual. Bahkan untuk menggambarkan betapa hebatnya pemuda, Bung Karno pernah berkata “Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.
.
Ahad, (18/11) Penerima Manfaat Beasiswa Insan Madani (BIM) Dompet Dhuafa Sumsel berkesempatan mengunjungi salah satu kampus terbesar di Sumatera yakni Universitas Sriwijaya. Agenda yang dinamakan Study Tour BIM DD Sumsel ini merupakan lanjutan dari agenda minggu sebelumnya, Talkshow Motivasi dan Seminar Beasiswa bersama Para Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Universitas Sriwijaya.
.
Bertempat di Gedung AWS Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya, agenda dibuka oleh pemateri pertama Nikmatul Haqiqi Febriawan selaku Presiden Mahasiswa BEM KM Unsri. Ia menyampaikan bagaimana pentingnya mengembangkan diri melalui organisasi dalam maupun luar kampus serta memperkenalkan beberapa organisasi yang ada di Universitas Sriwijaya.
.
“Di kampus, kita harus bisa membiasakan diri untuk menunjukkan rasa sosial yang tinggi. Itu semua bisa diwujudkan dengan bergabung dengan organisasi-organisasi yang ada di kampus. Disana kita bisa menunjukkan bahwa kita mampu memberikan dampak yang baik di lingkungan kampus. Kita harusnya bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan kita yang lain maupun junior yang akan bergabung nantinya,” Papar Nikmatul.
.
Materi berlanjut, kali ini materi disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM Unsri, Khairul dan Ahai Septa Maja yang merupakan Ketua Umum LDK Nadwah Unsri.
.
“Bagi kalian yang kelak menjadi mahasiswa, berusahalah untuk bergabung dengan organisasi yang ada di kampus. Semua itu akan berguna untuk kelangsungan perkuliahan dan mampu menjalin persahabatan antara sesame mahasiswa di kampus. Janganlah menjadi mahasiswa seperti batu yang terselip dalam pondasi, yang hanya bertahan pada satu tempat berdiam. Sama halnya dengan mahasiswa yang hanya duduk di bangku kuliah tanpa memberikan umpan balik dalam perkuliahan,” Papar Khairul.
.
Agenda hari Ahad lalu ditutup dengan berkunjung ke beberapa fakultas yang ada di Universitas Sriwijaya. Disana para penerima manfaat BIM berswafoto untuk mengabadikan moment. Disertai harapan bahwa tahun depan bisa berdiri disana sebagai mahasiswa baru.
.
“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan para penerima manfaat BIM tentang kehidupan dalam kampus sehingga mereka lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian seleksi mahasiswa baru tahun depan. Terima kasih kepada BAKTI NUSA Unsri dan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri yang telah bersedia berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sumsel sehingga agenda ini bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Ike Marlina selaku Pendamping Program pendidikan DD Sumsel.

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter