40.000 Anak Rohingya Hidup Tanpa Orangtua di Pengungsian

Anak-anak Rohingya di Coxs Bazar/ Reuters

Anak-anak Rohingya di Coxs Bazar/ Reuters

BANGLADESH – Komisaris Uni Eropa Christos Stylianides mengatakan lebih dari 40.000 anak-anak Rohingya hidup tidak didampingi  di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh setelah melarikan diri dari Mynamar.

“Saya sangat terkejut saat kunjungan di kamp-kamp itu denganapa yang saya lihat. Besarnya arus masuk dalam waktu yang sangat singkat, itu benar-benar unik.” dia mengatakan kepada AFP dalam sebuah wawancara, Rabu (1/11/2017).

Dia mengatakan jumlah anak yang tidak didampingi sekarang berjumlah lebih dari 40.000.

Badan-badan bantuan telah mengkhawatirkan atas krisis kemanusiaan yang mengerikan di kamp-kamp dimana para pengungsi menghadapi kekurangan akut dari tempat tinggal, air, perawatan kesehatan dan sanitasi.

“Krisis pengungsi saat ini di Cox’s Bazar adalah yang terbesar dalam beberapa dekade dan memerlukan respon kemanusiaan yang komprehensif dan terkoordinasi,” katanya kepada wartawan di Dhaka.

“Jumlah orang, kebutuhan mereka, trauma mereka diluar imajinasi. Jumlah anak-anak dengan malnutrisi akut juga di luar imajinasi,” katanya.

Stylianides mengatakan Uni Eropa akan menganjurkan, terutama kepada pemerintah Myanmar, untuk menemukan solusi politik untuk menyelesaikan krisis tersebut, dan mendesak Dhaka dan Naypyidaw untuk melakukan perundingan.

“Pemerintah Bangladesh dan Myanmar harus terus melakukan dialog,” katanya.

Komisioner tersebut juga mengkritik Myanmar karena tidak membiarkan media dan lembaga bantuan memiliki akses ke Rakhine.

Dia mengatakan Uni Eropa berusaha meyakinkan Myanmar untuk menangani krisis tersebut dalam kerangka hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional.

Dompet Dhuafa terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersimpati dan membantu ringankan beban saudara kita di Myanmar melalui rekening DD Sumsel:

BNI Syariah 969693356

Mandiri 113000.765.3474
an. Yayasan Dompet Dhuafa Republika

#Tambahkan angka 10 di donasi Anda, contoh Rp. 100.010,-

Donasi online: www.ddsumsel.org/donasi

Informari dan Konfirmasi:
Telp: 0711 814 234
WA : 0811 7811 440

Rohingya menanti kesadaran manusia di bumi untuk mengakui dan menerimanya. Rohingya, etnis yang paling teraniaya di bumi, menunggu bantuan kita yang lebih berdaya untuk menyuarakan hak-haknya. Mari bersimpati dan membantu ringankan beban mereka, karena mereka keluarga kita. We Stand For Rohingya!

sumber:kbknews.id

bagikan ke >>

WhatsApp
Facebook
Twitter