Zahra Masih Terus Berharap Bantuan Donatur

Palembang-Masih ingat Azzahra Nafia Rahmad (6), buah hati dari pasangan Suparno dan Aisyah, yang mengalami tunarungu atau tuli berat.

Sampai saat ini, putri kedua Aisyah, warga Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang ini, masih juga belum dapat membeli alat bantu dengar.

Zahra, butuh dermawan yang berbaik hati, untuk dapat menyisihkan rezeki-nya, guna membeli alat bantu dengar yang harganya mencapai Rp11.500.000.

Saat ini dunia Zahra masih sepi, kosa kata yang ia kenal pun sangat minim. Hal itu karena memang, tak banyak kata yang bisa ia dengar.

Zahra mengalami gangguan pendengaran atau Tunarungu sejak lahir. Sejak balita, ia terus menjalani pengobatan dan serangkaian terapi.

“Zahra hanya bisa berkata ‘Papa’ saja, itu pun jarang sekali,” kata Ibu Zahra, Aisya, beberapa waktu lalu.

Kesulitan bicara yang dialami putrinya, karena Zahra tidak bisa mendengar. Zahra butuh alat bantu dengar yang harganya sangat mahal.

“Sepasang alat bantu dengar ini sebesar Rp25 juta. Alat bantu dengar ini berbeda dengan yang biasa di pakai lansia,” ungkapnya.

Oleh karena tidak mempunyai uang sebesar itu, ayah Zahra yang keseharian bekerja sebagai buruh bangunan, terpaksa meminjam dari kerabat.

Tapi, dana yang diperoleh dari bisa membeli satu alat bantu dengar buat telingga kanan, dengan ukuran 80 desibel. Sementara untuk alat bantu dengar di telingga kiri, masih belum mampu mereka beli.

“Satu alat bantu dengar dengan ukuran 90 desibel untuk telingga kirinya, kalau harga normalnya sebesar Rp11.500.000, dan alat pengering Rp1.500.000,” jelasnya.

Alat bantu dengar ini sangat dibutuhkan Zahra, karena kini buah hatinya masuk Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kebun Bungga. Sebuah sekolah yang terbilang cukup jauh, karena memang cuma di sekolah ini saja gratis.

“Kami percaya dan yakin, Zahra bisa tumbuh menjadi seperti anak lain. Tapi, memang perlu alat bantu dengar, sehingga ia bisa mendengar semakin banyak kosa kata. Kami sebagai orangtua, sangat berharap ada orang yang mau mensisihkan rezekinya untuk anak kami,” ucapnya.

Dompet Dhuafa Sumsel, kembali mengajak para donatur dan dermawan, untuk membantu Zahra, dengan cara mentransfer ke Bni syariah: 9696.933.56 atau Mandiri: 113.000.765.3474 A.n. dompet dhuafa Republika. Berapa pun donasi yang diberikan donatur sangat berarti. Bagi donatur yang ingin membantu, diharapkan memberikan kode donasi 5 di ujung donasinya. Misal Rp 500.005. Konfirmasi dan Informasi 0811 7811 440. zal

Posted in Kemanusiaan and tagged .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *