Syukuran 25 Tahun Dompet Dhuafa, “Menjawab Panggilan Zaman”

WhatsApp Image 2018-07-04 at 06.10.13

Bermula dari secarik kolom kecil di koran Republika. Itulah awal dari proses lembaga amil zakat Dompet Dhuafa yang kemudian meraksasa. Namun jika ditarik ke belakang lagi, semuanya bermula dari aksi keprihatinan mahasiswa yang mengumpulkan dana dari uang bulanan mereka hanya untuk ‘menggaji’ para dai dari Corp Dakwah Pedesaan di daerah Gunung Kidul Yogyakarta.

 

Hanya Rp 6 ribu saja, yang bisa dikumpulkan oleh mahasiswa. Apalah arti uang sebesar itu untuk bertahan hidup selama satu bulan?

 

Parni Hadi pimpinan Republika yang hadir di tempat itu, tercekat dan merasa tercekik prihatin. “Saya malu, mohon maaf, sepulang dari Yogyakarta ini saya akan membuat sesuatu untuk membantu teman-teman,” ujarnya saat itu.

 

Maka, demi mewujudkan aksi keprihatinan nan mulia itu, maka dibuatlah kolom kecil bertajuk “Dompet Dhuafa” di surat Republika yang masih berumur jagung saat itu. 2 Juli 1993, tanggal bersejarah mula pertama dinaikkannya kolom “Dompet Dhuafa” – yang kemudian disepakati sebagai hari kelahiran Dompet Dhuafa di kemudian hari.

 

Siapa nyana, kolom kecil tersebut yang ditujukan untuk mengundang pembaca turut serta pada gerakan peduli, mendapatkan sambutan yang luar biasa. Hal ini ditandai dengan adanya kemajuan yang signifikan dari pengumpulan dana masyarakat. Dan kemudian langkah mungil itu kemudian meraksasa hingga menjangkau seluruh provinsi di tanah air dan tak kurang dari 18 perwakilan di luar negeri.

 

Dompet Dhuafa Sumsel

 

Sekali lagi, sejarah berulang walau tak sama persis. Kehadiran cabang kerjasama DD Sumsel di Palembang mempunyai cerita sendiri. Bermula dari aksi kepedulian sekelompok kecil mahasiswa di Palembang, yang diinisiasi oleh aksi penggalangan dana atas terjadinya bencana alam waktu itu.

 

Di awal tahun 2013 atau tepatnya pada 18 Januari 2013, Yayasan DSIM dan Dompet Dhuafa menjalin nota kesepahaman untuk mendirikan lembaga Dompet Dhuafa Sumatera Selatan sebagai bentuk cabang kerjasama.

 

Waktu berlalu, hingga kini DD Sumsel sudah menjadi cabang penuh. Terus berusaha memperbaiki pelayanan dan kualitas program penghimpunan serta penyaluran demi menjaga amanah yang sudah dipercayakan kepada DD Sumsel.

 

Kami selalu berusaha menjaga kepercayaan masyarakat Sumsel, dengan segala yang telah dipercayakan kepada kami. Hingga akhirnya sejak 2016, DD Sumsel telah menjadi lembaga resmi pertama dan satu-satunya LAZ di Sumsel yang berizin operasional lengkap, baik di tingkat nasional maupun regonal. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dikantonginya SK Menteri Agama RI No. 239 tahun2016 tentang izin Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Dhuafa. Yang kedua, keluarnya izin perwakilan untuk tingkat Provinsi Sumsel berupa SK Ka Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel No. 44 tahun 2017.

 

Pada Ramadhan 1439 H kemarin pun, kembali atas semua kepercayaan yang diberikan, DD Sumsel berhasil menghimpun dana zakat dan infaq sebesar Rp 1.176.000.000,- dengan growth 41 % dari tahun lalu, yang juga sudah sukses disalurkan program Ramadhan Berbagi Berkah.

 

Terimaksih untuk semua yang senantiasa mendoakan untuk kesuksesan program Ramadhan, baik saat siang dan malam slma ini, semua ini pertolongan Allah yang perlu kita syukuri.

Atas semua nikmat dan berkah yang telah diberikan ini, akhirnya DD Sumsel mengadakan syukuran di Kantor DD Sumsel di Jalan Basuki Rahmat No. 1607 E Kel. Pahlawan, Palembang. Jalan Basuki Rahmat No. 1607 E Kel. Pahlawan, Palembang. Syukuran 25 Tahun Dompet Dhuafa dengan tema “Menjawab Panggilan Zaman” pada Minggu, 8 Juli 2018. Agenda ini juga akan dibarengi dengan agenda lainnya seperti:

 

1. Wisuda Akbar Program pendidikan BIM dan YAKIN

2. Pentas Seni Penerima Manfaat DD Sumsel

3. Grand Launching Kantor DD Sumsel

4. Halal Bi Halal 1439 H

5. Penyaluran Program Paket Sekolah Ceria dan Sedeqah Al-Qur’an

6. Aksi Layanan Sehat

7. Donor Darah

8. Penyerahan Beasiswa

 

Mari dukung kami untuk terus menebarkan manfaat pemberdayaan zakat secara lebih luas kepada masyarakat dan mere

Silahkan dibagikan...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on LinkedInPrint this page
Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *