Ramah Lingkungan, Dompet Dhuafa Sumsel Pilih Besek Buat Daging Kurban

Besek, yang bakal menjadi wadah dari daging kurban.

Palembang-Persiapan terus dilakukan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, jelang Tebar Hewan Kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7/2020).

Mulai dari penyedian hewan kurban, Quality Control (QC) Hewan Kurban, pemeliharaan, survey lokasi penerima hewan kurban, sampai hal kecil seperti penyedian wadah daging kurban.
Untuk wadah daging kurban, Dompet Dhuafa Sumsel memilih bahan yang ramah lingkungan yakni besek. Besek, terbuat dari anyaman bambu yang biasa digunakan untuk tempat berbagai macam kebutuhan.

Hasil kerajinan tangan satu ini, memang dikenal hiegenis dan tidak mengandung bahan kimia. Selain itu, besek juga memiliki sedikit celah udara. Besek ini pun, nantinya bisa dimanfatkan lagi oleh warga penerima daging kurban, untuk kebutuhan lain.

Sementara bagi pengrajin, sudah pasti Tebar Hewan Kurban menjadi ladang rezeki dan menjaga konsistensi kerajinan tradisional.

“Kita telah menyiapkan 1.050 pasang besek untuk wadah daging kurban,” ungkap Manajer Dompet Dhuafa Sumsel Rizki Asmuni, Senin (27/7/2020).

Semua daging kurban yang didistribusikan Dompet Dhuafa Sumsel, akan berada di wadah besek anyaman bambu ini.
“Jadi, semua daging kurban yang kita distribusikan ke seluruh wilayah penerima THK di Sumsel akan berada di dalam besek,” ucapnya.
Untuk wilayah penerima THK, yakni Palembang, Prabumulih, Muara Enim, Lubuklinggau, Musi Rawas, Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI).
Semua titik yang menerima hewan kurban dari pekurban di Dompet Dhuafa Sumsel, adalah masuk dalam kategori dhuafa, jarang ada hewan kurban, terpencil, terdampak bencana dan rawan akidah. zal

Posted in Kurban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *