Penyerahan Dana Kelompok Madrasah Ummat

Berilah kail, jangan beri ikan. Demikian peribahasa lama yang sering kita dengar. Tanamkan kemandirian, bukan ketergantungan dengan orang lain. Masyarakat perlu dididik untuk mandiri di atas kaki sendiri. Demikian pula dengan masyarakat dhuafa dan terpinggirkan. Sulitnya akses ke modal, menyebabkan mereka tak mampu bangkit dari ketidakberdayaan yang telah menjerat selama bertahun-tahun. Setidaknya, itulah pesan yang ingin disampaikan oleh Chairman DSIM saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan penyerahan bantuan kelompok kepada Kelompok Madrasah Umat (KMU) pada Kamis (5/2) lalu. 

Bertempat di Aula Wisma Prodexim, DSIM melalui divisi Madrasah Ummat menyerahkan bantuan senilai total Rp54 juta. Dana tersebut sendiri merupakan dana yang bersumber dari Baperohis (Badan Pembinaan Rohani Islam) Kandatel PT Telkom Sumbagsel. Sebagai informasi, Program Kelas Madrasah Ummat merupakan kerjasama DSIM dengan Baperohis yang telah dirintis dari tahun 2007 selama dua tahun program berjalan, telah berhasil memberikan manfaat bagi pencari nafkah dari kalangan ekonomi lemah. KMU beranggotakan masyarakat pekerja di sektor informal. Seperti pedagang keliling, penarik becak, buruh dan sebagainya.

Kamis, 5 Februari 2009, DSIM melalui divisi Madrasah Ummat  kembali menunjukkan kesungguhan dalam bidang pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah. Dan untuk ke sekian kalinya melakukan pelepasan program (exit program) kepada masyarakat luas. Program Kelas Madrasah Ummat (KMU) ini merupakan kerjasama DSIM dengan Badan Pembinaan Rohani Islam (Baperohis) PT Telkom Kandatel Sumbagsel. Sebanyak lima kelompok mitra yang terdiri dari empat kelompok bapak-bapak, satu kelompok ibu-ibu dengan jumlah mitra sebanyak 91 mitra (sebutan untuk anggota masyarakat yang tengah dibina oleh DSIM).

Program KMU fokus dalam pembinaan rohani mitra. Salah satu aktivitas rutin kelompok, berupa pendampingan setiap pekan.  Di dalamnya diadakan belajar baca tulis Al Quran dan kajian keislaman. “Lokasi program KMU DSIM berada di wilayah Bukit Sangkal Kec.Kalidoni, Baitul Mi’raj Kapt.A Rivai Kec.Ilir Timur 1, Kancil Putih Kec. Ilir Barat 1, Tanjung Barangan Kec.Ilir Barat 1 dan Dwikora 1 Kec. Ilir Timur 1 ,” tukas Herdawati program officer MU.

Tepat pukul 14.00, bertempat di Aula Prodexim acara “Penyerahan Dana Kelompok Program Madrasah Ummat” dimulai. Yang membahagiakan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh GM PT. Telkom Kandatel Sumbagsel, Bapak Mukhlis didampingi Nasirwan (Ketua Baperohis), para mitra KMU DSIM, para undangan  serta dari DSIM sendiri yang dipimpin langsung oleh Adi Apriliansyah selaku chairman DSIM. Acara diawali dengan penampilan perwakilan kelompok ibu-ibu membaca shalawat badar dilanjutkan tilawah oleh Mat Amin (KMU Tanjung Barangan). Dan pada sesi selanjutnya, Habejo (KMU Bukit sangkal) menunjukkan kemampuannya dalam membacakan puisi karyanya sendiri bertajuk DUIT (Doa, Usaha, Ikhlas dan Tawakal)

Semangatku tak pernah pudar
Matahari menyengat, keringatpun mengalir di lubuk kami
Setiap hari bekerja mencari nafkah, itu tugas kami
Dengan penuh keyakinan, Allah SWT pasti akan memberikan kemudahan

Kini kami merasa lega, bukti nyata bahwa ukhuwah islami
Mengangkat perekonomian kami
Saling asih, saling bantu merupakan obat penawar bagi kami kaum dhuafa

Puji syukur kami panjatkan kepada-Mu Ya Allah
Engkau berikan jalan menuju kehidupan yang lebih baik
Engkau gerakkan hati nurani saudara-saudara kami yang merasa mampu
Untuk membantu perekonomian kami

Itu anugerah-Mu
Engkau bukakan  kemurahan dan restu-Mu
Kami lebih bersemangat dalam bekerja
Dilandasi kejujuran, doa, usaha, ikhlas dan tawakal
Dalam mengelola pemberdayaan ekonomi ini
Kami yakin Allah akan memberikan jalan yang terang untuk kami.

Secara keseluruhan mitra ini sebelumnya adalah mitra yang buta baca Al-Quran. Namun subhanallah dengan penuh semangat dan niat sampai dilepasnya atau exit program ini, para mitra telah berhasil dalam membaca Al-Quran. Begitu juga dengan kajian-kajian keislaman, mitra telah memiliki kesadaran dan semangat yang sama untuk terus mempelajarinya dan berusaha menjadi muslim yang kaffah.

Selanjutnya, acara diisi dengan kata sambutan dari DSIM yang disampaikan oleh Adi  Apriliansyah (Chairman) disambung dengan kata sambutan dari PT. Telkom, yang langsung disampaikan oleh Bapak Mukhlis (GM PT Telkom Kandatel Sumbagsel). Beliau menyatakan salut dan kagum dengan sosok Habejo yang telah berhasil menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi. “Padahal beliau adalah seorang bapak yang bekerja sebagai pengayuh becak. Puisinya yang dibacakannya di awal pembukaan tadi saya kira merupakan bentuk kesyukurannya pada Allah SWT”, ujarnya.

Pada sesi berikutnya manager Madrasah Ummat DSIM, Haryono memimpin langsung pembacaan Ikrar Mitra yang diikuti perwakilan kelompok mitra,
“Bismillahirrahmaanirrahiim, sudah menjadi kewajiban kami, mitra Madrasah Ummat Lembaga Amil Zakat dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Sosial Insan Mulia :
1. Beribadah kepada Allah SWT,
2. Berikhtiar mencari rizki,
3. Memajukan usaha dengan penuh kesungguhan ,
4. Menyekolahkan anak-anak,
5. Menepati aturan kelompok”.

Setelah pembacaan ikrar ini, dilangsungkan penyerahan dana kelompok secara simbolis kepada mitra yang disampaikan oleh Bapak Mukhlis (GM PT.Telkom Kandatel Sumbagsel), Adi Apriliansyah (Chairman DSIM) dan H. Nasyirwan Ketua Baperohis PT Telkom Kandatel Sumbagsel kepada masing-masing kelompok.

Total Dana yang disalurkan kepada kelompok sebesar Rp54 juta, untuk lima kelompok. Di mana empat kelompok mendapatkan dana masing-masing sebesar Rp12 juta dan satu kelompok  mendapat dana sebesar Rp6 juta. Dana ini dikelola dan dikembangkan untuk usaha secara bersama-sama oleh kelompok.

Di akhir acara mitra diberi siraman rohani berupa tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Mugiono. Beliau memberikan motivasi bagi mitra untuk mengelola dana secara amanah dan ukhuwah islamiyah dalam kelompokpun tetap terjalin. (HRD/KJ-04)

Posted in Artikel and tagged .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *