Membangun Dakwah Pemuda untuk Indonesia Melalui CLC

Peserta Cordofa leader camp Dompet Dhuafa

Peserta Cordofa leader camp Dompet Dhuafa

Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) menyelenggarakan kegiatan pelatihan kepemimpinan bagi pemuda penggiat dakwah. Pelatihan tersebut dikemas dalam Cordofa Leadership Camp (CLC) Batch 3, pada 2-6 Maret 2018 di Kawasan Suku Baduy, Banten.

Sebanyak 80 pemuda yang tergabung dari perwakilan Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Komunitas Sosial dan Dakwah, serta Remaja Masjid mengikuti pelatihan tersebut. Para aktivis dibekali materi dan pelatihan yang terangkum dalam rangkaian acara seperti Diskusi Muslim Negarawan, Trauma Healing dan Pendekatan Psikososial, First Aid, Fiqh Ikhtilaf (Menyikapi perbedaan dalam Islam), Spiritualitas Dai, Fiqh ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Kerelawanan, PRA (Parcipatory Rural Appraisal), serta Comdev (Konsep sosial mapping).

Dalam meningkatkan ketauhidan dan jiwa kemanusiaan, seluruh peserta CLC Batch 3 melakukan perjalanan malam untuk menelusuri Kawasan pemukiman Suku Baduy. Kemudian rombongan beristirahat di rumah warga sembari melangsungkan kegiatan sosial dan mempelajari kearifan lokal yang masih terwat di tengah modernitas.

Menurut Hardy Agusman, selaku Koordinator Cordofa, agenda tersebut terlahir untuk menguatkan kesalehan sosial pada diri dai.

“Kegiatan yang menggabungkan tiga elemen di antaranya pendidikan, spiritual, intelektual dan jasmani, hadir dari ragam bendera, serta lingkup dakwah, semakin menguatkan tujuan utama lahirnya CLC Batch 3, yaitu kesalehan sosial. Karena kita semua ini adalah bersaudara,” ujar Hardy.

Rahmi Putri Dion, Koordinator Dakwah Nasional Cordofa, berharap pelatihan tersebut dapat membentuk karakter dai yang mampu menjawab problematika umat.

“Lulusan CLC Batch 3 diharapkan dapat menjadi duta dakwah yang menampilkan Islam rahmatan lil ‘alamin, dan berperan di tengah keberagaman, serta menjawab kebutuhan dakwah untuk masyarakat,” harap Rahmi.

Kemudian Abdul Aziz, salah satu peserta perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), berpendapat bahwa seorang dai harus dapat memandang akan pentingnya keberagaman. “CLC Batch 3 mengajarkan kita bahwa seorang dai haruslah kuat hati, ruhiyah, jasmani, dan pemikirannya. Salain itu juga dapat memandang akan pentingnya keberagaman. Dakwah yang dilakukan secara berjamaah akan melipatgandakan pahala dan menularkan kebaikan,” ungkapnya.

Cordofa Leadership Camp (CLC) Batch 3 merupakan tahun ketiga dalam perjalanan pelatihan kepemudaan yang diselenggarakan oleh Cordofa. Dari kegiatan sebelumnya telah terbentuk 50 Dai Muda pada CLC pertama dan 72 Dai Muda pada CLC kedua. Di mana masing-masing peserta merupakan wakil dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Jabodetabek dan Jawa Barat.

Posted in Beasiswa, Dakwah, Kemanusiaan, Volunteer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 views