LKC DD Sumsel Gaungkan Pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak

foto bersama DD Sumsel dan mitra JKIA (26/5)

foto bersama DD Sumsel dan mitra JKIA (26/5)

Tahukah Anda? Setiap tiga menit, di manapun di Indonesia, satu anak balita meninggal dunia. Selain itu, setiap jam, satu perempuan meninggal dunia ketika melahirkan atau karena sebab-sebab yang berhubungan dengan kehamilan. Rasio kematian ibu selama dekade terakhir pun masih tetap tinggi, yaitu sekitar 228 per 100.000 kelahiran hidup.

Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa (DD) Sumsel menyadari betul akan pentingnya menyampaikan kampanye mengenai kesehatan ibu dan anak ini.

Terkait dengan hal tersebut, LKC DD Sumsel berupaya untuk menggandeng pihak-pihak, baik secara individu maupun lembaga untuk melancarkan kampanye tersebut.

Sebagai wujud dari keinginan tersebut, Sabtu (26/5) LKC DD Sumsel mengundang dan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) kemitraan perdana dengan pihak-pihak terkait untuk bersama mengkampanyekan kesehatan ibu dan anak.

“Agenda kali ini dalam rangka sosialisasi program unggulan Jaringan kesehatan Ibu dan Anak (JKIA) kepada mitra-mitra terkait, yaitu Puskesmas 7 Ulu, Puskesmas Taman Bacaan, Kelurahan 7 Ulu, Kelurahan Tangga Takat, Rumah Bersalin Tangga Takat, Kader Posyandu yang ada di RB. Tangga Takat, karena memang bidan jejaring kita di RB, Tangga Takat,” Jelas Mutiara Nuryansyah Fitri selaku staff program kesehatan DD Sumsel.

Mutiara menjelaskan bahwasannya sudah ada 2 wilayah 7 ulu dan tangga takat, yang akan dilaksnanan program JKIA selama 1 tahun. Dimana di dua wilayah tersebut akan diadakan program-program pemfokusan mengenai kesehatan ibu dan anak diantaranya yakni pendampingan pos yandu dan kelas ibu hamil yang akan rutin 1 buklan sekali.

“Teknis pelaksanaannya akan di laksanakan oleh bidan Ajeng Triani, beliau akan mengawal dan membina program JKIA di lapangan,” Tambah Mutiara.

Kedepannya LKC DD Sumsel akan mengirimkan surat kerjasama yang diberisi list kegiatan ke puskesamans, kelurahan dan rumah bersalin sebagai penguat. Kemudian akan dilakukan juga follow up kader, yang akan dibuat komunitas kader JKIA program kesehatan.

“Kita berharap ke depanya dapat terjalin hubungan kemitraan antara LKC DD Sumsel dengan mitra-mitra terkait, dan semoga langkah yang kita ambil ini bisa membantu menjaga kesehatan masyarakat Sumsel, dan tentu seperti misi DD Sumsel untuk menebar kebermanfaatan lebih luas lagi,” tutup Mutiara.

Silahkan dibagikan...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on LinkedInPrint this page
Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *