Lampung Bangkit, Para Relawan Gelar Aksi Resik Pasca Tsunami

Menapaki Desa Kunjir, pada penghujung tahun lalu, pemandangan sisa terjangan Tsunami Selat Sunda, di sepanjang pesisir Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mulai nampak bersih dan tertata. Kawasan tersebut mulai dibersihkan dari puing bangunan yang luluh-lantak. Terlihat sejumlah alat berat juga tim gabungan dari TNI, POLRI, lembaga kemanusiaan, komunitas, relawan, dan warga Rajabasa sendiri, mulai merapikan area terdampak tsunami.

Tim Relawan Dompet Dhuafa juga turut menggelar Aksi Resik di SDN 01 Kunjir. Debu tebal, puing, juga runtuhan tembok bangunan, roboh ke sisi kiri depan bangunan sekolah tersebut. Tepatnya, persis di ruangan Kepala Sekolah. Menurut Haeruddin, Kepala Sekolah SDN 01 Kunjir, selain perabotan ruangan, masih banyak barang yang dapat diselamatkan, terutama beberapa dokumen penting dan buku.

“Kami juga ingin jadi Relawan!,” aku Haeruddin, sambil mengenakan kaos hitam khas relawan Dompet Dhuawa.

Ia juga turut mengajak beberapa Guru SDN 01 Kunjir untuk berjibaku melaksanakan Aksi Resik tersebut. Menurutnya, gelora Lampung bangkit harus dibentangkan agar dampak duka tidak berlarut.

“Saya pribadi bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa beserta timnya. Ruangan ini sebelumnya berantakan, sekarang sudah bersih. Akan lama jika kami menunggu bantuan atau bergerak sendiri. Bersama-sama, semoga apa yang dikerjakan menjadi ladang amal kebaikan,” tandas Haeruddin.

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

59 views