Jalan Dakwah Itu Tak Mudah

Menuju Desa Suku Anak Dalam, perjalanan dimulai pada hari Selasa (2/4) dari kantor Lembaga Amil Zakat Insan Madani Jambi, yang juga berjuang untuk memberdayakan kaum dhuafa di sekitar Jambi.Mengetahui bahwa perjalanan assessment titik dakwah ini akan dilalui dengan mengendarai mobil Off Road, kami menduga bahwa perjalanan kali ini tidak akan mudah dan penuh tantangan.Benar saja, belum separuh perjalanan terlewati, kami sudah dihadang oleh medan jalan dengan kontur naik turun yang cukup terjal.
.
Namun sport jantung yang kami alami belum selesai di situ, adanya anak sungai yang membentang di hadapan kami membuat perjalanan terasa semakin mustahil karena tak ada jalan alternatif. Satu-satunya jalan adalah menerobos sungai itu.Qadarullah, hal yang tidak diinginkan itu terjadi. Mobil kami terjebak di tengah derasnya arus sungai. Barang dan makanan yang sedianya kami bawa untuk warga Suku Anak Dalam, hanyut terbawa arus.
.
Alhamdulillaah masih ada beberapa yang bisa kami selamatkan. Selama hampir satu jam, kami mencari pertolongan dan alhamdulillah truk pengangkut pasir berwarna biru datang menarik mobil kami.Selepas keluar dari sungai, malam pun tiba. Kami terpaksa harus menginap di rumah warga karena tak mungkin melanjutkan perjalanan di malam hari.
.
Keesokan harinya (3/4) kami segera berkemas untuk melanjutkan ekspedisi dengan barang dan baju yang masih agak basah. Kami kembali harus bersabar karena mobil kembali mogok karena oli bocor setelah baru 2 kilometer berjalan. Terpaksa kami harus melanjutkan sisa perjalanan dengan mencari mobil tumpangan
.
Kami teringat firman Allah dalam surah Al-Baqarah.
.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (Al-Baqarah: 214).

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

48 views