Gadis Palestina yang Ditahan Israel Dikirim ke Gaza

A general ciew taken on October 16, 2017 shows the Erez border crossing in Beit Hanun in the northern Gaza Strip. / AFP PHOTO / MOHAMMED ABED

A general ciew taken on October 16, 2017 shows the Erez border crossing in Beit Hanun in the northern Gaza Strip. / AFP PHOTO / MOHAMMED ABED

Kelompok hak asasi manusia Israel HaMoked mengatakan seorang remaja Palestina dari Tepi Barat, Ghada, yang ditangkap oleh Israel dikirim ke Jalur Gaza.

Ghada ditangkap di Yerusalem pada 13 Januari tanpa izin saat mengunjungi kota yang dikuasai Israel tersebut.

Sementara dia berada dari sebuah a-Ram beberapa kilometer di sebelah utara Yerusalem, ayahnya berasal dari Gaza, wilayah Palestina sekitar 80 kilometer (sekitar 50 mil) jauhnya yang ditutup rapat oleh Israel.

HaMoked mengatakan bahwa gadis tersebut diberitahu bahwa dia akan diturunkan di sebuah pos pemeriksaan di dekat rumahnya namun pada pembebasannya pada tanggal 16 Januari, malah dibawa ke Erez menyeberang ke Gaza.

Abir Joubran-Dakwar, pengacara HaMoked yang menangani kasus ini, mengatakan bahwa mereka belum mendapat tanggapan dari Israel tentang kapan dia bisa kembali.

Dia mengatakan bahwa Ghada belum pernah berada di Gaza sebelumnya dan tidak mengenal seseorang di sana, meskipun sekarang dia tinggal dengan anggota keluarga besarnya.

“Tidak ada yang memberitahunya apa pun,  mereka mengatakan kepadanya bahwa mereka akan mengirimnya ke Qalandia (pos pemeriksaan di dekat rumahnya) tapi mereka mengirimnya ke Erez.” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa Ghada memiliki epilepsi dan khawatir bahwa stres tersebut dapat mempengaruhi kondisinya.

Dilansir AFP, Kamis (1/2/2018), seorang juru bicara Dinas Penjara Israel mengatakan bahwa mereka memeriksa kasus tersebut, namun bagaimanapun, menurut catatan resmi, gadis tersebut adalah seorang penduduk Gaza.

Dua puluh tujuh warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki Israel dikirim secara paksa ke Gaza tahun lalu, menurut data militer yang dikumpulkan oleh HaMoked.

Joubran-Dakwar mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dia mendengar seseorang berusia 14 dikirim ke sana.

DD Sumsel Mengajak Masyarkat Indonesia untuk Dukung perjuangan rakyat Palestina dengan apa yang kita bisa. Salurkan donasi anda ke rekening DD Sumsel, dan bantu perjuangan rakyat Palestina. Allahuakbar !

BNI Syariah 96.96.933.56
Mandiri 113.000.765.3474
an. Yayasan Dompet Dhuafa Republika

# Tambahkan 7 Rupiah Setiap Donasi Anda, Contoh: Rp. 500.007,- Informasi dan Konfirmasi :
WA : 08117811440

sumber: kbknews.id

Silahkan dibagikan...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on LinkedInPrint this page
Posted in Dakwah, Kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *