Fantastis, Tim CEKAL Corona Semprot 31 ‘Fasum’, Permintaan Terus Meningkat

Tim CEKAL Corona Unit Prabumulih baru saja mensterilkan Masjid Nurul Iman, Prabumulih.

Palembang-Enam hari sudah aksi (CEKAL) Cegah Tangkal virus Corona (COVID-19) dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa (DD) Sumatera Selatan.
Tiga kota dan satu kabupaten, yang menjadi lokasi penyemprotan disinfektan corona adalah, Palembang, Prabumulih Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas.
Sampai saat ini, tercatat Tim CEKAL Corona Sumsel sudah mensterilkan setidaknya 31 Fasilitas umum (Fasum). Mulai dari masjid, musholla, perkantoran, PAUD IT, Sekolah Dasar/sederajat, Sekolah Menengah Pertama/sederajat dan Sekolah Menengah Atas/sederajat.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Tim CEKAL Corona Sumsel yang sudah bekerja dengan ikhlas selama beberapa hari terakhir,” ujar Manajer Program Dompet Dhuafa Sumsel Riski Asmuni, Jumat (26/3/2020).
Saat ini ada lebih kurang 31 Fasum yang sudah disemprot disinfektan oleh Tim CEKAL Dompet Dhuafa Sumsel. Jumlah itu, tadinya, dari 35 Fasum yang mengajukan permintaan.
Tapi karena tingginya permintaan masyarakat Palembang dan Prabumulih, ada penambahan penyemprotan Fasum menjadi 43 (dua penambahan fasum dari Prabumulih sudah disemprot Tim CEKAL Jumat pagi).
“Tim CEKAL Prabumulih, hari ini tetap turun. Tim menyemprot disinfektan di Masjid Nurul Iman Jalan Suban, Prabumulih dan Musholla Al Az-Azhar di Jalan Berdikari,” ungkap Penanggungjawab Tim CEKAL Unit Prabumulih Umi Akoyama.
Di tempat berbeda, sebelumnya, Manajer Klinik Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sumsel drg. Miko menambahkan, jika Tim yang terlibat dalam aksi CEKAL Corona ini, tak sekadar menyemprot disinfektan saja.
“Tapi kita juga berikan edukasi kepada pengurus masjid dan masyarakat,” ucapnya.
Termasuk berbagi ilmu dalam melakukan penyemprotan disinfektan, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, pelindung mata dan lain sebagainya. Termasuk disinfektan yang bisa digunakan.
“Edukasinya, pengurus masjid bisa mengerti nanti bisa melakukan sendiri atau melanjutkan aksi ini mandiri,” ujarnya.
Tim aksi CEKAL COVID-19 ini, juga selalu menyampaikan pada pengurus masjid untuk diteruskan ke jamaah masjid, supaya untuk sementara tidak bersalaman atau kontak fisik langsung.
Pemerintah pun sebenarnya selalu mensosialisasikan hal ini. Bahkan, pemerintah selalu menyerukan masyarakat untuk menjaga jarak. zal
Posted in Kemanusiaan, Kesehatan, Volunteer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *