Dompet Dhuafa Sumsel Salurkan 100 Paket Sembako Ninja Xpress ke Panti Asuhan

Dompet Dhuafa Sumsel menyalurkan paket sembako dan uang kepada anak yatim piatu di Panti Asuhan Peduli Anak Yatim, Palembang.

Palembang-Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menerjunkan timnya, untuk menyalurkan paket sembako.

Kali ini, bantuan sembako sebanyak 100 paket yang disalurkan Dompet Dhuafa Sumsel datang dari Ninja Xpress.

Bantuan sembako dan juga uang untuk setiap anak yatim piatu itu, disalurkan ke Panti Asuhan Peduli Anak Yatim di Jalan Demang Lebar Daun (45 paket), Panti Asuhan Ar-Rizky di Kecamatan Sematang Borang (25 paket), Panti Asuhan Anak Rumah Yatim Nusantara di Kecamatan Plaju (13 paket) dan beberapa panti asuhan lainnya yang tersebar di Palembang.

“Sesuai dengan amanah dari Ninja Xpress selaku donatur di Dompet Dhuafa, kami sengaja menyalurkan paket sembako dan bantuan uang kepada setiap anak yatim atau yatim piatu di panti asuhan,” ungkap Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel Kusworo Nursidik, Lc yang langsung menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Peduli Anak Yatim, Jumat (19/6/2020).

Saat ini, ditengah masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), perekonomian semakin sulit. Semua pihak tengah fokus pada penyebaran virus corona, sehingga mungkin perhatian ke Panti Asuhan sedikit berkurang jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita berharap, bantuan sembako dan uang dari donatur yang kita salurkan kepada anak yatim piatu ini bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup beberapa pekan kedepan,” ucapnya.

Terakhir, Ustadz Kusworo berpesan, supaya anak yatim piatu tetap bersemangat menuntut ilmu, guna meraih masa depan yang lebih baik.

“Tetap semangat, teruslah belajar,” pesannya.

Ketua Yayasan Peduli Anak Yatim, Sari Puspita tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih atas bantuan sembako dan uang pada 45 anak yatim piatu di tempatnya.

Mereka ini, tak hanya berasal dari Sumsel saja. Tapi juga anak yatim piatu dari luar Sumsel seperti Bandung, Jambi dan Yogyakarta.

Pada tahun-tahun sebelumnya, saat bulan Ramadhan, mereka bisa tersenyum sebab merasa banyak orangtua. Mereka tampak sangat senang karena banyak yang perhatian dengan mereka.

“Tapi, di tengah kondisi saat ini, kami akui memang sangat sulit. Kepedulian masyarakat kepada anak yatim piatu menurun, saat puasa Ramadhan tadi saja, kasihan melihat anak-anak yatim piatu. Mereka hanya di rumah saja, berbuka puasa di luar pun tidak ada sama sekali. Semua batal karena pandemi corona,” jelasnya.

Dia hanya berharap, pandemi corona segera berakhir. Sehingga anak yatim piatu ditempatnya kembali mendapatkan perhatian lebih dari mereka yang mempunyai rezeki berlebih.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Ninja Xpress dan Dompet Dhuafa Sumsel atas bantuan sembako dan uang kepada anak yatim piatu ditempat kami. Semoga jadi amal ibadah dan hanya tuhan yang bisa membalas kebaikan ini,” katanya. zal

Posted in Anak Yatim, Kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *