Dompet Dhuafa Sumatera Selatan Bantu Seragam Sekolah Siswa Baru SMP Negeri 19 Palembang, Hadirkan Harapan bagi Keluarga Ibu Yuniarti

Palembang – Memasuki tahun ajaran baru menjadi momen yang penuh semangat bagi para pelajar. Namun, bagi sebagian keluarga prasejahtera, memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah masih menjadi tantangan yang tidak mudah. Berangkat dari kepedulian tersebut, Dompet Dhuafa Sumatera Selatan kembali menyalurkan Bantuan Layanan Mustahik kepada keluarga Ibu Yuniarti dengan memberikan bantuan pembiayaan seragam sekolah untuk putranya, M. Risky Saputra, yang baru diterima sebagai siswa kelas VII di SMP Negeri 19 Palembang.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) di SMP Negeri 19 Palembang dan diterima langsung oleh Ibu Yuniarti. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMP Negeri 19 Palembang sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan peserta didik dari keluarga prasejahtera.

Bantuan yang diberikan meliputi pembiayaan seluruh kebutuhan seragam sekolah, mulai dari seragam batik, seragam olahraga, hingga seragam muslim. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu Risky mengikuti proses belajar dengan lebih percaya diri sejak hari pertama masuk sekolah.

Di balik semangat Risky untuk melanjutkan pendidikan, tersimpan perjuangan seorang ibu yang luar biasa. Ibu Yuniarti merupakan seorang single parent yang harus membesarkan putranya seorang diri setelah ditinggalkan sang suami yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Yuniarti masih bergantung pada bantuan ayah kandungnya yang bekerja di sebuah rumah makan dengan penghasilan yang terbatas. Mereka tinggal di Rusunawa Kasnariansyah Palembang dengan kondisi ekonomi yang sederhana.

Bahkan, untuk menghadiri kegiatan penyerahan bantuan di sekolah, Ibu Yuniarti mengaku harus meminjam uang kepada tetangganya agar dapat membayar ongkos ojek menuju SMP Negeri 19 Palembang.

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Yuniarti mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh para donatur melalui Dompet Dhuafa Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa Sumatera Selatan serta para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu yang telah membantu anak saya agar tetap bisa bersekolah,” ungkapnya.

Tak hanya membantu pengadaan seragam sekolah, Tim Sosial dan Kemanusiaan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan juga memberikan kejutan berupa sebuah tas sekolah baru beserta paket buku tulis sebagai penyemangat bagi Risky dalam menyambut jenjang pendidikan yang baru.

Senyum bahagia pun terpancar dari wajah Risky saat menerima perlengkapan sekolah tersebut. Bantuan itu menjadi simbol harapan baru sekaligus motivasi agar ia terus semangat belajar dan menggapai cita-citanya.

Staf Sosial dan Kemanusiaan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses asesmen yang komprehensif guna memastikan dana zakat dari para donatur benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Proses Layanan Mustahik di Dompet Dhuafa Sumatera Selatan tidak dilakukan secara instan. Kami melakukan verifikasi berkas, survei langsung ke rumah calon penerima manfaat, hingga wawancara dengan warga sekitar sebagai bentuk validasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Ini merupakan amanah dari para donatur yang telah mempercayakan zakatnya kepada kami, sehingga kami berkewajiban memastikan setiap rupiah yang disalurkan memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi semua pihak,” jelas Wawan Setiawan.

Program Layanan Mustahik merupakan salah satu bentuk komitmen Dompet Dhuafa Sumatera Selatan dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk di bidang pendidikan. Melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), Dompet Dhuafa terus berupaya memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi.

Dompet Dhuafa Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk terus menebarkan manfaat melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Setiap amanah yang dititipkan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya generasi yang lebih berpendidikan, mandiri, dan mampu mewujudkan masa depan yang lebih baik.