Di Milad Ke-26, Harian Republika Salurkan Donasi Recovery Palu, Sigi, Donggala Melalui Dompet Dhuafa


Munculnya serentetan bencana di negeri ini pada 2018, mengundang keprihatinan mendalam. Terlebih pada saat kabar tersiar tentang bencana gempa yang disusul tsunami dan liquifaksi, di Sulawesi Tengah. Bencana tersebut meluluh-lantakkan kawasan Palu, Sigi, dan Donggala, serta mencatatkan korban 2.113 jiwa meninggal, lebih dari 1.300 orang dinyatakan hilang. Tak terbayangkan betapa besarnya bencana tersebut.

Melihat kondisi tersebut, sebagai media penyampai informasi ke masyarakat, Harian Republika turut menggelar aksi keprihatinan dengan menggalang dana melalui program dompet kemanusiaan pembaca. Empat bulan sudah program tersebut bergulir, dan kini terkumpul Rp. 750 juta, yang kemudian akan disalurkan untuk para korban bencana di Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah dari empat bulan kami buka dompet kemanusiaan pembaca ini, dan terkumpul Rp. 750 juta. Dari nominal tersebut, akan kami salurkan melalui program recovery di empat lembaga kemanusiaan dan satu pesantren, yang salah satunya adalah Dompet Dhuafa,” ungkap Agoosh Yoosran, Direktur Utama PT Republika Media Mandiri.

Pada kesempatan tersebut, tepatnya Jumat (4/1/2019), yang sekaligus bertepatan Milad ke-26 Republika, jajaran Direksi Harian Republika, menyerahkan amanah para pembacanya melalui Dompet Dhuafa. Sejumlah Rp. 165 juta, dari donasi tersebut, diserahkan Harian Republika ke Dompet Dhuafa sebagai dukungan program recovery di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Sudah beberapa kali kami bekerjasama dengan Dompet Dhuafa. Pada kesempatan kali ini, Alhamdulillah pembaca Republika punya kepedulian tinggi terhadap saudara-saudara yang terkena musibah. Dana sudah terkumpul dan sore ini kami serahkan melalui Dompet Dhuafa, yang kemudian akan disalurkan ke Palu, Sigi, dan Donggala, untuk program recovery. Dengan pengalaman dari Dompet Dhuafa, maka amanah dari pembaca Republika, benar-benar bermanfaat untuk saudara kita di sana,” tambah Agoosh Yoosran.

Pada kesempatan tersebut, Bambang Suherman, selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Filantropi, turut memaparkan kerja Dompet Dhuafa dalam ranah kemanusiaan, khususnya bencana di Sulawesi Tengah. Dari mulai gambaran di lapangan, hingga pergerakan menemani masyarakat Palu, Sigi, dan Donggala, bangkit.

“Di tahun ini, kita serasa dalam parade bencana. Butuh banyak energi dan sinergi dalam meresponnya. Alhamdulillah kini datang dari para pembaca dan keluarga besar Harian Republika, yang mendukung kami dalam bekerja di masa recovery di Palu, Sigi, dan Donggala. Di sana, kami sudah mulai bergerak dan membangun jaringan untuk menjalankan beragam potensi ekonomi di Sulawesi Tengah. Terima kasih atas kepercayaan dan amanahnya,” jelas Bambang Suherman, dalam diskusi ringan kerja terkait kemanusiaan Dompet Dhuafa di kebencanaan, di kantor Harian Republika.

Tentu dengan bergulirnya donasi tersebut, berkembang harapan besar bagi saudara kita yang tengah dirundung bencana. Seperti harapan yang diutarakan Agoosh Yoosran untuk para penyintas bencana, “Semoga amanah pembaca benar-benar dapat disalurkan untuk kebutuhan-kebutuhan recovery. Karena fase ini penting, dan tidak hanya di tanggap darurat, tapi justru setelah itu. Masyarakat harus kembali bangkit. Mereka butuh rumah, butuh pemberdyaan ekonomi, supaya hidup lagi roda perekonomian keluarga mereka. Semoga donasi ini membantu untuk masyrakat Sulawesi Tengah bangkit.”

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

88 views