Di Hari Pers Nasional, Dompet Dhuafa Blusukan Ke Rumah Wartawan dan Pensiunan

Lahir dari gagasan para awak media yang berada di dapur Harian Republika pada tahun 1993, Dompet Dhuafa tak ingin melupakan catatan sejarah tersebut. Kali ini, di momen peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap tanggal 9 Februari, Dompet Dhuafa bertandang ke kediaman sejumlah wartawan maupun pensiunan, untuk memberikan apresiasi.

Direktur Dakwah dan Layanan Masyarakat (DLM) Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji, menyebutkan sekurangnya 10 juru berita dengan kondisi ekonomi yang terbilang masih dalam kesulitan, mendapatkan bantuan keringanan untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

“Kami memberikan bantuan sosial yang cukup variatif. Tentu sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dari mulai biaya pendidikan untuk anaknya hingga melunasi sewa rumah yang telah lama menunggak,” paparnya melalui pesan singkat pada Sabtu (9/2/2019).

Nasrul, salah satu pensiunan wartawan berusia 77 tahun, menjadi penerima manfaat dari kegiatan tersebut. Ia telah mengabdi sebagai pewarta sejak 1977. Kini tinggal di kontrakan kecil bersama istri dan anaknya.

“Bapak sekarang sering sakit-sakitan. Jadi tidak bisa ditinggal kemana-mana,” tutur Ayanah, istri Nasrul, saat ditemui di kediamannya oleh tim Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa.

Ayanah menyampaikan selama suaminya pensiun, kebutuhan ekonomi ditanggung oleh putra pertamanya yang bekerja sebagai satpam.

“Biasanya anak saya kirim buat kontrakan sama makan. Itu pun semampunya, karena dia sudah berkeluarga. Si Bungsu yang sekarang kelas 1 SMA dapat bantuan keringanan dari sekolah. Tapi tetap ada sisa biaya yang belum bisa saya bayar, jadi tunggakan,” imbunya lirih.

Ahmad Shonhaji berharap, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas apresiasi atas pengabdian, namun dapat meringankan beban para pewarta yang tengah menghadapi kesulitan. Sehingga kedepannya mereka kembali berdaya, seperti layaknya saat kerja sebagai kuli tinta.

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 views