DD Lakukan Pengukuran Performa Sekolah dengan Metode Uswah di SD IT Lan Tabur


.
Masih dalam rangkaian melakukan roadshow Dompet Dhuafa (DD) Sumsel di OKU Timur. Setelah sebelumnya Tim DD Sumsel melakukan kampanye edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SD IT Lan Tabur Desa Purwodadi, OKU Timur, kali ini disekolah yang sama DD Sumsel juga melakukan pengukuran performa sekolah dengan metode Uswah khas Dompet Dhuafa, Senin (4/2).
.
Metode Uswah merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana performa sekolah berdasarkan 3 ruang lingkup (Kepemimpinan Sekolah, Budaya Sekolah, dan Sistem Pembelajaran), melalui 6 kriteria ( Kepemimpinan Pendidikan, Kepemimpinan Pembelajaran, Pembentukkan Karakter, Lingkungan Belajar, Kualitas Pembelajaran dan Kecakapan Literasi) dan 12 Indikator (Perencanaan Strategis Sekolah, Pengelolaan Sumber Daya, Pengembangan Kurikulum, Pengembangan Profesionalisme, Nilai dan Keyakinan, Peraturan dan Prosedur, Lingkungan Kelas, Lingkungan Sekolah, Pelayanan Prima, Efektivitas Pembelajaran, Program Literasi, dan Efektivitas Literasi) yang mana bertujuan melakukan perbaikan performa sekolah dengan harapan mampu meningkatkan kualitas sekolah.
.
Sekolah sebagai institusi pendidikan diharapkan mampu mewujudkan generasi yang menjadi teladan bagi manusia. Teladan dalam kebaikan dan perbaikan. Teladan dalam ilmu dan juga model dalam adab. Namun banyak sekali permasalahan di sekolah dalam mencapai tujuan yang mulia ini, permasalahan semakin kompleks dengan adanya oknum guru yang tidak memiliki kelayakan untuk digugu dan ditiru lantaran karakter dan keilmuannya yang belum memadai. Kepemimpinan kepala sekolah pun menjadi akar permasalahan sekolah sehingga belum menjawab kebutuhan terwujdunya sekolah yang berkualitas.
.
“Karena itu diperlukan suatu usaha perbaikan sekolah guna mengembalikan semangat dan cita-cita pendidikan yang belum terwujud nyata tersebut. Dompet Dhuafa membuat suatu inovasi perbaikan pendidikan untuk sekolah-sekolah Indonesia dengan Metode Uswah. Sebuah metode yang diformulasikan dari pengalaman nyata mendampingi ratusan sekolah sejak tahun 2005 di seluruh penjuru tanah air,” Jelas Desty Rina Purnamasari selaku Divisi Pendidikan DD Sumsel.
.
Selain melakukan pengukuran performa sekolah menggunakan metode Uswah, di sekolah inipun DD Sumsel melakukan SSD (School Strategic Discussion) dan pelatihan guru dengan tema Manajemen Kelas, lagi-lagi dengan harapan agar sekolah dan semua yang terlibat didalamnya berada dalam top performa sehingga dapat mewujudkan pendidikan lebih baik untuk anak bangsa.
.
“Kami sangat menyambut baik sinergi ini, dan merasa terbantu sekali dengan apa yang sudah diberikan DD Sumsel pada sekolah, apalagi sekolah kami baru berusia 4 tahun tentu masih banyak sekali kekurangan s, tapi kami berharap dengan ini semoga menjadi lebih baik, kamipun berharap sinergi ini bisa berkelanjutan,” Ungkap Eilwan Wahyudi, selaku kepala SD IT Lan Tabur.

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

94 views