Corona, Ekonomi Lesu, Dompet Dhuafa Sumsel Perkenalkan Budikdamber

Pelatihan budidaya ikan dalam ember dan bertanam dengan polybag untuk memenuhi pangan ditengah Pandemi corona.

Palembang-Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian warga. Kondisi ini, semakin membuat kehidupan dhuafa terpuruk, mereka terancam kesulitan memenuhi bahan pangan.
Butuh program nyata yang berkepanjangan, untuk dapat membuat mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi bisa bertahan dan melewati pandemic corona.
Guna menjaga ketahanan pangan mustahik inilah, Dompet Dhuafa Sumatera Selatan memberikan pelatihan budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), di Halaman Kantor Dompet Dhuafa Sumsel, Selasa (19/5/2020).
Pelatihan yang diberikan kepada 18 Penerima Manfaat ini, untuk kembali mengairahkan perekonomian warga Palembang atau minimal membuat dhuafa bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Jadi, kami perkenalkan Budidamber, dimana tidak butuh lahan yang luas untuk kolam ikan. Kita mulai dengan memberikan pelatihan dan bersama-sama merakit media yang akan digunakan, seperti ember 80 liter, gelas plastic, kawat, arang dan kapas,” ungkap Staf Divisi Perekonomian Dompet Dhuafa Sumsel Herlambang.
Nantinya, ember yang telah disediakan dan diberikan Dompet Dhuafa Sumsel ini, akan diisi ikan lele lebih kurang 80 ekor. Sementara, gelas plastic yang telah disiapkan akan ditanam kangkung, yang diletakkan di pingiran ember dengan dibantu kawat.

“Di Palembang, ada 18 orang sebagai penerima manfaat dari Program Kebun Pangan Keluarga,” ujarnya.
Penerima Manfaat ini akan terus bertambah mengingat antusias warga dhuafa cukup tinggi. Setidaknya, telah ada lebih kurang 15 orang dari Palembang, Prabumulih dan Lubuklinggau yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut menjadi Penerima Manfaat dari program ini.
Masih kata Herlambang, selain Budikdamber, Program Kebun Keluarga juga ada Budidaya tanaman dengan polybag. Pada polybag, nantinya bakal di tanam kangkung, bayam, cabe, tomat dan sawi. Untuk menyuburkan tanaman, Dompet Dhuafa Sumsel juga memberikan pupuk NPK dan MAP.
“Semua media yang dibutuhkan baik untuk budidaya tanaman dengan polybag atau Budikdamber, termasuk pupuk, ikan lele, semua yang dibutuhkan, diberikan Dompet Dhuafa Sumsel dari hasil kolaborasi dengan masyarakat atau donatur. Semoga saja, lewat program ini, masyarakat bisa memenuhi pangan dan melewati masa sulit akibat penyebaran wabah corona,” jelasnya. zal

Posted in Artikel, Pemberdayaan Dhuafa, Pemberdayaan Pertanian, Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *