Ambulance DD Sumsel Bantu Jenazah Korban Bus Sriwijaya

Layanan antar jemput jenazah lewat Ambulance Dompet Dhuafa Sumsel

Palembang-Pada hari kedua pencarian korban kecelakaan bus Sriwijaya, telah ditemukan 35 jenazah. Satu korban adalah anak yang berasal dari Palembang, Raisya Aprila yang masih berusia 4,8 tahun.
Pada hari pertama pencarian, Raisya langsung berhasil diketemukan dan dibawa langsung pulang ke 2 Ulu, Palembang. Tapi, ibu dari Raisya saat itu masih dalam pencarian.
Tim SAR Gabungan, langsung membawa Raisya lebih dulu ke daerah 2 Ulu, Palembang. Pihak keluarga selanjutnya, meminta bantuan layanan antar jemput jenazah dari Dompet Dhuafa Sumatera Selatan.
Satu unit Ambulance yang dikendarai Andriadi Akbari pun, langsung meluncur ke lokasi, Rabu (25/11/2019) pukul 05.30 untuk menjemput jenazah dan dibawa ke rumah duka yang berada di daerah Kebun Bungga, Palembang.
“Jenazah selama masa hidupnya tinggal bersama kakeknya yang berada di Kebun Bungga, jadi dibawa kesana dulu,” ucapnya.
Setelah itu, pada pukul 10.00, jenazah Raisya barulah dibawa ke daerah Talang Kerangga, Palembang untuk dimakamkan.
“Sebenarnya saya diminta untuk mengantarkan jenazah dari 2 Ulu Palembang ke Kebun Bungga saja, tapi saya ingin membantu sampai ketempat peristirahatan terakhir Raisya,” jelasnya.
Setelah almarhumah Raisya dimakamkan, pada Rabu siang barulah ibunya ditemukan.
“Kami dari keluarga Dompet Dhuafa Sumsel ikut berbela sungkawa, semoga almarhumah husnul khotimah dan pihak keluarga bisa diberikan ketabahan,” ucapnya.
Seperti diketahui, bus Sriwijaya dengan plat nomor BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang, terjun ke jurang Liku Lemabang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam, Selasa (24/12/2019) malam. Sebanyak 35 korban ditemukan meninggal dan 13 orang berhasil selamat. zal

Posted in Kemanusiaan, Kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *