27 Dai Terpilih Sebagai Dai Ambassador Dompet Dhuafa 2019

Penetapan hasil seleksi Dai Ambassador Dompet Dhuafa tahun 2019 diumumkan secara daring melalui halaman web Cordofa, sejak Jum’at (22/3) lalu. Sebanyak 27 dai dan daiyah terpilih sebagai duta dakwah internasional Dompet Dhuafa.

Jumlah tersebut merupakan hasil pemilihan dari 160 pendaftar dan telah mengikuti seleksi berkas maupun seleksi wawancara yang dilaksanakan secara langsung di Tangerang, Bandung, Lapung, Palembang, Padang, Yogyakarta, dan selebihnya melalui viertual.

Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah dan Layanan Masyarakat Dompet Dhuafa menjelaskan program ini menjadi gerakan dakwah internasional untuk menebar amar ma’ruf nahi munkar lintas negara.

“Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam melalui dakwah transformatif dengan pendekatan zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ZISWAF) sebagai core competence bisnisnya, tentunya para dai yang tergabung dalam Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) memiliki amanah dakwah untuk melakukan edukasi, sosialisasi dan transformasi nilai-nilai kebaikan ZISWAF di belahan dunia,” jelas Ahmad Shonhaji.

Pada tahun ini, Dompet Dhuafa akan menempatkan 27 dai terpilih ke 18 negara yang meliputi 4 benua, di antaranya Taiwan, Tiongkong, Korea Selatan, Jepang, Australia, Selandia Baru, Timor Leste, Malaysia, Brunei Darussalam, Tahiland, Myanmar, Perancis, Yunani, Suriname, dan lainnya. Sedangkan 2 daiyah untuk penugasan Hong Kong dan Macau.

Menurut Hardy Agusman sebagai Koordinator Dakwah Internasional Dompet Dhuafa, negar-negara tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan berbagai hal.

“Salah satu yang mendasar dalam pemilihan negara tujuan yaitu banyaknya diaspora Indonesia dan pemintaan komunitas muslim di negara tersebut,” ungkapnya,

Ahmad Shonhaji menambahkan, Dai Ambassador akan tetap berpegang pada nilai-nilai Dompet Dhuafa dalam mengangkat harkat dan martabat.

“Experience Dompet Dhuafa dalam mengelola program yang mengangkat harkat dan martabat dhuafa menjadi rujukan real dalam perwujudan Islam rahmatan lil’alamin atas dasar merangkai rasa cinta; Hablum minallah, Hablum minannas, dan Hablum minal alam,” tutuh Ahmad Shonhaji

Posted in Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

139 views